ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA, 1992

Font Size:  Small  Medium  Large

PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DASAR

Ki Supriyoko

Abstract


       Baru-baru ini saya diminta memberikan presentasi di hadapan 100-an para pengelola sekolah swasta pada sebuah forum ilmiah di Yogyakarta; adapun salah satu topik yang diminta ialah tentang pendidikan dasar. Berdasarkan informasi dari panitya, mereka sengaja memilih pendidikan dasar oleh karena di "sektor" yang biasanya dianggap enteng oleh banyak orang ini ternyata menyimpan segunung kompleksitas problematika yang tidak gampang mencarikan solusinya; di samping hampir seluruh peserta forum ini secara langsung mengelola pendidikan dasar.

 

       Bahwa pendidikan dasar menyimpan berbagai komplek sitas problematika tentu kita akan sependapat; dan dalam kenyataannya problematika pendidikan dasar tidak lebih ringan dibandingkan problematika pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

 

       Problematika pendidikan dasar rasanya makin mena-rik dan makin kompleks saja manakala sementara kebijakan pemerintah mengenai pengelolaan Sekolah Dasar yang meru-pakan bagian dari pendidikan dasar oleh sementara pakar masih "disangsikan"  (baca: dianalisis) efektivitasnya. Ambil contoh kebijakan mengenai "pengelolaan"  SD negeri yang secara langsung melibatkan dua departemen sekaligus; masing-masing ialah Departemen Pendidikan dan kebudayaan (Depdikbud) dan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) yang dalam operasionalnya diserahkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda).  Di luar sisi-sisi positif yang ada, kebijakan pengelolaan sekolah  oleh lebih dari satu departemen ini (sistem multidepartementasi) banyak yang menilai sebagai kurang efektif. Ibarat satu kapal dua nakhoda.


Full Text: PDF